merantau

Ini bukan tentang film Merantau.
Ini tentang ku, kamu, dan kita semua.
:)

Ternyata tidak gampang merantau. Kita perlu menyiapkan segala sesuatu dengan baik, agar dapat merantau dengan baik. Banyak hal yang mesti dipersiapkan, termasuk batin, rohani, money, juga healthy. And, one most important, kita mesti memiliki purpose. Harus punya tujuan, mau kemana kita..!

Sedih meninggalkan orangtua, saudara dan keluarga untuk pergi jauh, dan tak tahu kapan akan kembali. Memang akan kembali, namun tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk kembali.

Ada airmata, itu wajar. Ada pelukan dan jabatan tangan, itu diperlukan. Ada doa yang menyertai setiap langkah kaki, itu berkat.

Merantau merupakan langkah pertama (mungkin) untuk hidup mandiri, dan meraih sukses.
Setapak demi setapak akan ku jalani untuk mencapai masa depan yang gemilang.

Nothing impossible. He gives the best for all of us.

Ada suatu cerita tentang dua orang petani yang berdoa kepada Tuhan untuk meminta hujan. Dan ada seorang yang datang ke ladang untuk mempersiapkannya. Kepada siapakah Tuhan akan menurunkan hujan?
Memang Tuhan menurunkan hujan untuk semua orang, namun untuk hal ini, Tuhan akan menurunkan hujan kepada orang yang mempersiapkan ladangnya.
Jadi, persiapkan ladangmu, berikan usaha terbaikmu, maka Tuhan akan memberikan hujan untukmu.
:)

Ada satu lagu yang mengantar kepergianku (uuuppss, untuk teman-teman ku, sevenjen juga lho..), lagu Hu ingot do.
Bagus sekali untuk anak-anak yang sedang merantau.

Begini liriknya:

dinalao borhat au tu parjalangan ki
di taruhonko do ahu dohot tangiangmi
di bahen ho ma tangan mi tu simanjujungki
huhut didokkon ho tu ahu horas ma ho amang

Chorus:
dung nuaeng nga leleng ahu dao sian jolo mi
hu ulaon do nian sude na poda mi
hansit do di mulana i hutaon di ranto i
alai dang na mandele ahu alani i

REFF:
pos ma roham inang
tibu do mulak ahu tu hutaki
ai na adong di ahu tangiang mi do i
huingot do huingot do inang

di tonahon ho do tu ahu di suratmi
asa unang lupa ahu anggi iboto ki
manumpak tu na denggan do poda ni lehon mi
sinamot na adong di ahu mambahen las rohangki

Chorus
Reff

wisuda

hhhhhhhmmmm ..
pintu sudah dibuka.
mulai beranjak menuju ruang selanjutnya.

wisuda kemaren meninggalkan berbagai rasa di hatiku, ada sukacita, terharu, dan ada sedih disana.
Menyenangkan bisa meninggalkan kampus dengan sukacita, namun menyedihkan harus berpisah dengan teman-teman.

Akankah bertemu lagi?

Ke mana kah jalan yang mesti ditempuh?
Pintu manakah yang mesti dijalani?

Kemana pun engkau pergi, may God bless you..
:D
Semoga yang terbaik yang diberikan Tuhan yang engkau jalani, teman-temanku ..
:)

sevenjen Medan

Weih, bener ternyata ngumpulin orang-orang itu susah banget, termasuk anak Del, eiits, ini buat anak sevenjen aja koq. Yang lain tenang-tenang aja, everything’s under control. :D
Ceritanya nih, uda sejak kemaren-kemaren pengen ngumpulin anak2 sevenjen yang ada di kota Medan biar terasa feel sevenjen-nya gitu. But, dasar semuanya sok sibuk, sok ga ada waktu, sok-sokanlah semuanya.
Nah, kemaren lagi, pas coba ngajak salah satu peserta (sevenjen juga lho!!), huh!! mereka uda pada janji pengen ke HillPark katanya (padahal namanya Green Hill lho!). Yeah, otomatis, g semua bisa ikut (mungkin aja termasuk ikke :hehehe: ).
Ya sudahlah, lupain itu semua. Ga bisa sekarang, mungkin lain kali bisa koq kumpul2.
Sebenarnya harapanku uda putus untuk buat acara kumpul2 sevenjen yang ada di Medan. Tapi, ada teman yang ngajakin lagi, Coz yang ke Hill Park itu g jadi katanya.
Waadduh senangnya!!
Ya udah, langsung ja ditentuin waktu dan tempatnya.
Hari : Minggu
Tanggal: 9 Agustus 2010
Waktu : 01:00 PM

Dengan semangat 45, aku langsung nge-sms semua teman-teman sevenjen yang ada di kota Medan (mumpung masih ada sms gratis).
Ada yang bisa, ada yang ragu, ada yang g bisa. Sedikit sedih seh, kenapa g semuanya yang bisa?? (0.0)

Ya sudahlah, biarkan saja. Jangan gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga, iy kan?? (Iya la, sob!)

Pukul 01:04 PM, aku telah tiba di tempat pertemuan. Hmm, kemana semua orang ya? Koq ga nongol2?
Akhirnya satu-satu muncul juga batang hidungnya (eitts, tahu majas kan?? Jadi, bukan hidungnya aja yang kelihatanan hahaha :D ).
Setelah asyik cerita2, foto2, and narsis2an, kita bergerak ke suatu tempat yang jauh (Weihhh, kemana tuhh?).
Kita beramai-ramai ke tempat jual ice cream, hehehe. Pengen makan ice cream sama2. Jadi, tempat yang dipilih adalah Fountain! Kan seru tuhh!! Adem lagi. :)
Aduh, ice cream-nya koq cepat habis ya. Huh!
Jangan takut, masih ada tempat yang akan kita tuju, yaitu: Rumah Sam.
Jauh juga rumah si kawan. Uda naik becak, bertiga, goyang2, panas2, waduh g nyaman banget deh, but syukurlah hanya berlangsung beberapa menit. :)
Rencananya sih, disini tuh kita mau nonton bareng. Itu cuma rencana awal, belum tahu gimana ke depannya.
Yeah, kita ga cuma nonton aja (walau hanya sebentar), tapi kita juga makan mie bareng2.
Yang dapat dikumpulkan itu berjumlah 13 anggota sevenjen, mmhhh, ga sia-sia lah acara itu.
Lagian emang ga akan ada yang sia-sia kan?
Yang penting kan, kita bisa kumpul bareng ma teman-teman seperjuangan kita, bertatap muka, dan bercerita banyak hal. Semoga semua orang happy :) !

Hidup SEVENJEN!!

hanya salah paham

Masalah salah paham ..
ya, masalahnya hanya sebaris kalimat yang diucapkan oleh seorang teman, telah membuat situasi dan kondisi menjadi buruk.
Mungkin itulah yang bisa aku katakan.
Semua orang di kelas jadi sedikit terkejut, kesal, tercengang, dan bahkan ada yang menangis.
Awalnya hanya kesal terhadap seseorang dan mencurahkan isi hatinya kepada teman yang dipercaya, mungkin ..
Lalu teman ini menjumpai teman yang dikesalin, bermaksud agar keadaan bisa menjadi lebih baik.
Namun, tidak disangka, ternyata teman itu salah tanggap.
Dia berpikir bahwa selama ini teman-teman mengatakan bahwa dia tidak bertanggung jawab, dia tidak pernah melakukan hal yang baik,
padahal dia uda melakukan yang terbaik, semuanya usahanya yang mungkin sudah dia lakukan, hingga dia rela lembur melakukan semua tugas satu kelas itu.
Semalaman suntuk dia memikirkan hal itu. Dia g bisa menerima bahwa dia dipandang jelek ama teman-temannya.
Dia bener-bener tertekan, hingga dia tidak dapat tidur dengan tenang dan tidak makan pagi.
Akhirnya dia tak tahan lagi, ia berbicara langsung dengan orang yang mengatakan itu pada temannya.
Ia kesal, kepalanya panas, lalu dia menumpahkan segala keresahan hatinya kepada teman itu.
Dan semuanya terbongkar. Banyak kekesalan yang telah terjadi di antara teman-teman sekelas, tapi fokusnya bukan padanya atau pada orang yang telah kesal padanya,
tapi terhadap teman yang berbeda.
Butt, it’s okay. Karena perkara kecil itu, keakraban teman-teman sekelas terbentuk kembali.
Yupp, that’s happening!
Setelah teman-teman yang lain juga telah meluapkan apa yang ingin disampaikan, semuanya bersalaman, saling meminta maaf.
Semuanya tampak lega, yeah kira-kira seperti itulah yang terjadi kira-kira.
Finally, semuanya berakhir baik. Semoga saja untuk seterusnya kita semua makin akrab dan terlebih lagi saling mengasihi.

Love yu MI ..
(“,)